SIDANG : PEMERIKSAAN AHLI DIGITAL FORENSIK DI PENGADILAN TIPIKOR Pada PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT PERKARA PENINJAUAN KEMBALI RATU ATUT CHOSIYAH

Pada hari Rabu, 27 Januari  2021 telah dilangsungkan Sidang Permohonan Peninjauan Kembali  terhadap Putusan Mahkamah Agung RI No. 285 K/Pid.Sus/2015 tertanggal 23 Februari 2015 Jo. Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No. 72/PID/TPK/2014/PT.DKI  tertanggal 18 November 2014 Jo. Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi  pada Pegadilan Negeri Jakarta Pusat No. 44/PID.SUS/TPK/2014/PN.JKT.PST teranggal 28 Agustus 2014 sebagaimana terdaftar dalam Register Akta No. 62/AKTA.PID.SUS/PK/TPK/2020/PN.Jkt.Pst atas nama Ratu Atut Chosiyah selaku Pemohon Peninjauan Kembali.

Sidang dihadiri oleh Ratu Atut Chosiyah dengan didampingi Novian & Partners dengan agenda sidang Penyerahan Bukti-bukti Tertulis dan Pemeriksaan Ahli Digital Forensik : Josua M Sinambela, S.T., M.Eng, CEH, CHFI, ECSA, ACE, CCNP, CCNA, CompTIA Security.

Dalam Keterangan di bawah sumpah dan di hadapan persidangan , Josua M Sinambela, S.T.,M.Eng menjelaskan tentang keabsahan alat bukti digital di Persidangan. Ahli menjelaskan bahwa hal pertama yang perlu dilakukan untuk menjadikan sebuah bukti digital menjadi alat bukti yang sah adalah mengamankan bukti asli atau disebut juga dengan master bukti. Dalam hal bukti digital berupa bukti rekaman, maka master bukti rekaman tersebut dihadirkan dan diperdengarkan di persidangan. Master bukti rekaman perlu diperdengarkan secara langsung karena bukti rekaman sangat mudah dimanipulasi atau direkayasa. Karenanya apabila master bukti tidak jelas, maka dilakukan penduplikasian dan terhadap duplikasi bukti tersebut dilakukan peningkatan kualitas audio (enhancing). Apabila yang diperdengarkan di persidangan hanya bukti rekaman yang sudah ditingkatkan kualitas audionya, tanpa di perdengarkan master bukti rekamannya, maka bukti diragukan kebenarannya dan tidak terjamin keaslian dan keutuhannya.

Sidang berikutnya akan dilangsungkan pada hari Rabu, 3 Februari 2021 dengan acara Melengkapi Bukti-bukti Surat  Pemohon Peninjauan Kembali.

 

Leave a Reply