Gugatan Perlawanan PT. Bank Agris terhadap PT. Geria Wijaya Prestige

Terdapat hubungan hukum antara PT. Bank Agris (PELAWAN/Peserta Sindikasi Kreditur) dengan PT. Geria Wijaya Prestige (TERLAWAN/Debitur), dimana Debitur telah menerima fasilitas kredit dari Para Pemberi Pinjaman atau Peserta Sindikasi. Debitur tidak dapat mengembalikan fasilitas pinjaman yang telah diterimanya sesuai dengan jumlah dan jangka waktu yang telah disepakati dalam Perjanjian Kredit, karenanya Agen Jaminan telah mengajukan Permohonan Eksekusi Hak Tanggungan melalui Pengadilan Negeri Denpasar sebagaimana register No. 14/Pdt/HT/1998/PN.Dps tertanggal 26 Nopember 1997. Terhadap Permohonan Eksekusi Hak Tanggungan tersebut, PT. Geria Wijaya Prestige mengajukan Gugatan Perlawanan sebagaimana perkara terdaftar di Pengadilan Negeri Denpasar No. 14/Pdt/HT/1998/PN.Dps., Dan perkara tersebut telah diperiksa oleh Pengadilan Tinggi Denpasar sebagaimana perkara No. 880/PDT/1999/PT.DKI dan Mahkamah Agung RI No. 3140 K/Pdt/2001. Berkaitan dengan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung RI No. 3140 K/Pdt/2001, PT. Bank Agris melalui Novian & Partners telah mengajukan Gugatan Perlawanan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebagaimana perkara 122/Pdt.G/2010/PN.Jkt.Pst. Adapun beberapa alasan hukum yang dipergunakan sebagai dasar untuk mengajukan Gugatan Perlawanan adalah : Dikarenakan Putusan/ Penetapan A-quo tidak memuat kepastian tentang jumlah dan jumlah kewajiban yang pasti dari masing-masing pihak serta adanya ketidakjelasan tentang para pihak yang dapat dimintakan pertanggungjawaban.

Leave a Reply