Gugatan terhadap Wali Amanat/PT. Bank CIMB Niaga, Tbk. tidak dikabulkan

PT. Bank Global Internasional, Tbk. telah menerbitkan Penawaran Umum Obligasi Subordinasi I Bank Global tahun 2003, pada tanggal 23 Mei 2003 dengan nilai nominal Rp. 400.000.000.000,- (empat ratus miliar rupiah). PT. Bank CIMB Niaga, Tbk. telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi Subordinasi sebagaimana Perjanjian Perwaliamanatan No. 4 tanggal 1 April 2003 dan pengubahan II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi I Bank Global Tahun 2003 dengan Tingkat Bunga Tetap dan Mengambang No. 16 tanggal 9 September 2003, yang dibuat antara Perseroan dengan PT. Bank CIMB Niaga, Tbk., serta PT. Bank Global Internasional, Tbk. PT. Insight Investment, PT. Insight Investments Managemen, Dana Pensiun Perumnas dan Dana Pensiun Krakatau Steel membeli sebagian obligasi tersebut, namun tidak lama berjalan, PT. Bank Global Internasional, Tbk. selaku Emiten dibekukan usahanya sesuai dengan ketetapan Bank Indonesia melalui Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 7/2/KEP-GBI/2005 tanggal 13 Januari 2005 dengan status Bank Beku Kegiatan Usaha (BBKU). PT. Insight Investment Cs sebagai pemegang obligasi mengajukan Gugatan kepada PT. Bank Global Internasional, Tbk melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan perkara No. 255/Pdt.G/2008/PN.Jkt.Pst. dengan juga menempatkan PT. Bank CIMB Niaga, Tbk. selaku Tergugat XVII. Dan Novian & Partners telah ditunjuk sebagai Kuasa Hukum untuk mewakili PT. Bank CIMB Niaga, Tbk. dalam perkara No. 255/Pdt.G/2008/PN.Jkt.Pst. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 22 April 2009 telah memberikan putusan terhadap perkara No. 255/Pdt.G/2008/PN.Jkt.Pst dengan mana menyatakan PT. Bank CIMB Niaga, Tbk. tidak melakukan perbuatan melawan hukum, sehingga secara hukum tidak memiliki kewajiban untuk membayar ganti kerugian kepada Para Penggugat.

Leave a Reply