PUTUSAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI No. 22/Pid. Sus/TPK/2014/PN. SRG ATAS NAMA TERDAKWA Dr. ERIK SYEHABUDIN,MM.

Tim Penasihat Hukum Dr. Erik Syehabudin,MM, diantaranya TB. Sukatma, SH., Hermawanto, SH., Nicholas R.E Harahap, SH, telah mendampingi Dr. Erik Syehabudin,MM dalam seluruh proses persidangan Perkara No. 22/Pid. Sus/TPK/2014/PN. Srg di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas 1A Serang. Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi tersebut, Dr. Erik Syehabudin,MM diduga melakukan tindak pidana Korupsi dalam Bantuan Dana Hibah Pemerintah Provinsi Banten untuk pengadaan kertas suara dan kertas Pemilihan Gubernur Banten T.A 2011. Dan karenanya TERDAKWA didakwa dengan dakwaan primair yaitu melanggar Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001. Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan dakwaan subsidair melanggar Pasal 5 Ayat 2 Jo. Pasal 5 Ayat (1) huruf b UU Nomor 31 tahun 1999 Jo.Pasal 64 ayat (1) KUHP. Setelah mendengar seluruh keterangan para Saksi dan Ahli, serta memeriksa bukti bukti tertulis yang diajukan di dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Serang pada tanggal 22 September 2014 telah membacakan Surat Tuntutannya No. Reg.Perk:PDS-01/SRG/03/2014. Dan terhadap Surat Tuntutan dari Penuntut Umum tersebut, Tim Kuasa Hukum TERDAKWA telah membacakan Nota Pembelaan (Pleidooi) pada tanggal 30 September 2014. Pada tanggal 9 Oktober 2014, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas 1A Serang telah membacakan Putusan Perkara No. No. 22/Pid. Sus/TPK/2014/PN. Srg dengan amar diantaranya: 1. Menyatakan TERDAKWA tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan Kesatu Primair; 2. Membebaskan TERDAKWA oleh karena itu dari dakwaan Kesatu Primair; 3. Menyatakan TERDAKWA terbukti secra sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan Kesatu Subisidair; 4. Menjatuhkan pidana kepada TERDAKWA oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan (enam) bulan dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Leave a Reply